Jangan Nyalahin Mesin! Potongan Jelek Bisa Karena Kemurnian Gas
Potongan laser yang jelek sering kali bukan karena mesin, tapi karena kemurnian gas bantu yang digunakan tidak sesuai standar.. Kali ini kita membahas kemurnian gas bantu yang menggunakan tabung yaaa bukan lagi pakai kompresor. Kalau mesin laser cutting fiber itu ibarat atlet profesional, maka gas bantu adalah napasnya. Percuma punya mesin mahal, laser watt gede, dan setting canggih, kalau gas bantu yang dipakai kualitasnya asal-asalan. Hasilnya? Potongan kasar, warna aneh, lensa cepat rusak, dan biaya produksi diam-diam membengkak. Juga bisa pelan pelan merusak bagian-bagian yang ada di mesin laser cutting.
Masalahnya, masih banyak yang menganggap gas bantu cuma “angin doang”. Padahal, kemurnian gas adalah salah satu faktor paling krusial yang menentukan hasil potong laser cutting fiber—baik dari sisi kualitas, kecepatan, sampai umur mesin.
Yuk kita bahas pelan-pelan, santai tapi ngena 👇

Tabung gas untuk gas bantu mesin laser
Apa Itu Gas Bantu dan Kenapa Penting Banget?
Gas bantu adalah gas bertekanan tinggi yang keluar lewat nozzle bersamaan dengan sinar laser. Fungsinya bukan sekadar numpang lewat, tapi punya tugas berat seperti:
-
Meniup lelehan logam keluar dari jalur potong
-
Melindungi area potong dari udara luar
-
Mengontrol reaksi kimia saat pemotongan
-
Menjaga hasil potongan tetap rapi dan konsisten
Di mesin laser cutting fiber, dua gas yang paling sering dipakai adalah oksigen (O₂) dan nitrogen (N₂). Nah, di sinilah kemurnian gas mulai memainkan peran penting.
Oksigen (O₂): Cepat Potong, Tapi Harus Bersih
Oksigen biasanya dipakai untuk memotong baja karbon (mild steel). Keunggulan oksigen ada pada reaksi oksidasinya yang menghasilkan panas tambahan. Artinya, proses cutting bisa lebih cepat dan material tebal tetap bisa dipotong walau daya laser tidak terlalu besar.
Tapi ingat, oksigen yang dipakai tidak boleh sembarangan.
👉 Standar kemurnian gas oksigen untuk laser cutting umumnya ≥ 99,5%
Kalau oksigen sudah tercemar air, oli, atau gas lain, siap-siap ketemu masalah berikut:
-
Hasil potong kasar dan tidak rata
-
Slag (dross) numpuk di bagian bawah
-
Lebar kerf tidak konsisten
-
Warna oksidasi belang-belang
-
Konsumsi gas dan waktu potong makin boros
Singkatnya: mesin kerja lebih keras, hasil malah zonk.
@onemachinery Fungsi Gas pada mesin laser cutting buat apa sih? Nah pada video ini mimin bakala jelasin fungsi gas dan macam-macam gas yang bisa digunakan dan kegunaannya! Tonton sampai habis yaa!!! #deprintz #onemachinery #gas #oksigen #nitrogen ♬ suara asli – One Machinery
Nitrogen (N₂): Raja Finishing, Tapi Super Sensitif
Berbeda dengan oksigen, nitrogen adalah gas inert. Dia tidak bereaksi dengan logam, tapi justru itu keunggulannya. Nitrogen dipakai untuk stainless steel, aluminium, dan material non-ferrous lainnya supaya hasil potong tetap bersih dan cerah.
Untuk nitrogen, kemurnian gas adalah harga mati.
👉 Standar kemurnian nitrogen:
-
Minimal 99,99% (4.0)
-
Untuk hasil premium: 99,999% (5.0)
Kalau nitrogen kualitasnya rendah, efeknya langsung kelihatan:
-
Tepi potongan menguning atau keabu-abuan
-
Muncul micro-oxidation di stainless
-
Permukaan potong buram dan kasar
-
Finishing gagal total untuk produk dekoratif
-
Tekanan gas terpaksa dinaikkan (biaya ikut naik 😵💫)
Nitrogen murah tapi tidak murni sering bikin produksi terlihat “hemat”, padahal diam-diam bocor di biaya finishing dan rework.
Dampak Kemurnian Gas Buruk ke Mesin (Bukan Cuma ke Hasil Potong)
Ini bagian yang sering bikin bengkel nyesel belakangan.
Gas dengan kemurnian rendah biasanya membawa:
-
Uap air
-
Partikel halus
-
Residu oli
Ciri-Ciri Kemurnian Gas Buruk pada Mesin Laser
-
Nozzle cepat kotor dan mampet
-
Protective lens lebih sering rusak, tergores bahkan bisa pecah
-
Cutting head gampang error
-
Downtime makin sering
-
Biaya consumable naik tanpa sadar
Dalam jangka panjang, kemurnian gas yang buruk bisa menurunkan Overall Equipment Effectiveness (OEE) mesin laser cutting. Mesin sering berhenti, operator frustrasi, target produksi meleset.

Contoh Saluran Buntu Karena Gas Buruk
Cara Memastikan Kemurnian Gas Tetap Aman
Supaya gas bantu tidak jadi “musuh dalam selimut”, ada beberapa langkah penting yang bisa dilakukan:
1️⃣ Gas Purity Analyzer
Alat ini bisa mengukur kemurnian gas secara real-time. Cara ini paling valid karena bisa langsung menunjukkan angka. Cocok untuk produksi serius dan volume besar.

2️⃣ Dew Point Test
Uap air adalah musuh utama laser cutting. Idealnya:
-
Dew point di bawah -40°C
-
Untuk nitrogen premium: -60°C
3️⃣ Test Cut Visual
Potong material yang sama secara rutin. Perubahan warna, slag, dan tekstur sering jadi tanda awal kemurnian gas menurun.
4️⃣ Cek Filter dan Dryer
Pastikan sistem filtrasi dan dryer bekerja optimal. Pipa gas juga harus bersih dan bebas kondensasi.
5️⃣ Audit Supplier Gas
Pilih supplier gas industri yang punya spesifikasi jelas, sertifikat kemurnian, dan sistem distribusi rapi.
Tips Penting :
Nah, kita mau share Cara Mempertahankan Kualitas Tabung Gas yaitu dengan mengalirkan udara panas dari water chiller melalui air duct ke arah tabung gas. Udara bersuhu tinggi akan menghilangkan kandungan uap air didalam tabung. Jadi aliran gas bisa lebih lancar dan penggunaan gas bisa habis dengan maksimal tanpa tersisa.

Contohnya Seperti Ini
Gas Bantu Itu Bukan Pelengkap
Menjaga kemurnian gas adalah langkah sederhana tapi krusial untuk mendapatkan hasil potongan rapi dan umur mesin lebih panjang. Dalam dunia laser cutting fiber, kemurnian gas bukan detail kecil, tapi fondasi kualitas. Oksigen dan nitrogen yang murni akan menghasilkan potongan presisi, bersih, dan konsisten. Sebaliknya, gas berkualitas rendah hanya akan menambah masalah teknis dan biaya tersembunyi.
Jadi kalau ingin hasil cutting naik kelas, mesin lebih awet, dan produksi lebih stabil—mulailah dari hal yang sering diremehkan: kemurnian gas bantu. Karena mesin hebat tetap butuh “napas” yang bersih 😄🔥



