Boleh Nggak Sih Air RO Dipakai untuk Water Chiller? Ini Jawabannya!

Air RO untuk water chiller sering jadi pertanyaan karena pengaruhnya langsung pada performa dan umur mesin.

Kalau kamu punya mesin laser cutting, pasti sudah sering dengar nasihat klasik ala suhu-suhu perlaseran:


“Air chiller itu penting, jangan asal isi!”

Seperti yang sudah dibahas disini  air yang digunakan Aquadest, tapi gimana kalau dilokasi terpencil tidak ada air ini???? ibarat tidak ada rotan akar pun jadi hahaha. Jadi air RO bisa jadi pilihan jika saat kepepet ya gaisss


Nah… pertanyaannya: Boleh nggak sih pakai air RO (Reverse Osmosis)? untuk water chiller aman nggak? Ada efek sampingnya nggak?

Tenang, kita bahas tuntas air ro untuk water chiller dengan gaya santai ala tongkrongan teknisi, tapi tetap berbobot. Duduk yang nyaman ya!

Kalau kamu punya mesin laser, pasti sudah pernah diledekin teknisi senior begini:

“Water Chiller itu ibarat jantungnya mesin… salah isi air, wassalam!”

proses air ro

Jantung untuk Mesin

Nah, salah satu pertanyaan yang sering banget muncul adalah:
“Boleh nggak sih pakai air RO untuk water chiller?”

Jawabannya:
Boleh! Tapi ada syarat dan ketentuannya berlaku.
Bukan syarat berat kok, cuma hal-hal kecil biar sistem pendingin mesin kamu tetap aman, rileks, dan nggak gampang drama.

Yuk kita bahas air ro untuk water chiller dengan bahasa santai, biar kamu nggak perlu baca sambil mengernyitkan dahi.


💧 Apa Itu Air RO (Reverse Osmosis)?

Singkatnya, air RO itu air yang udah sekolah tinggi—disaring pakai membran super halus yang bahkan debu halus pun merasa minder.

Air ro untuk water chiller:

  • Menghilangkan mineral,

  • Menghilangkan logam berat,

  • Menghilangkan garam,

  • Menghilangkan kontaminan yang suka bikin masalah.

Hasil akhirnya:
Air super murni, super bersih, super bening, dan super low conductance (biasanya < 10 µS/cm).

Kalau diibaratkan manusia:
Air RO itu anak baik-baik yang gak neko-neko. Tapi justru karena terlalu murni itu, kadang jadi punya sifat “nggak stabil”. Nanti kita bahas.

air ro untuk water chiller

⚙️ Fungsi Water Chiller pada Mesin Laser:

Water chiller itu… AC-nya laser. Tanpa chiller, laser source bisa mendadak naik pitam dan mogok kerja.
Tugas utama chiller:

✔ Menstabilkan suhu laser source
✔ Menjaga laser head tetap adem
✔ Menghindari overheat
✔ Menjaga kualitas beam tetap mulus
✔ Bikin umur laser diode lebih panjang

Intinya, kalau air pendingin jelek, ya kayak AC rusak di siang bolong—panas, berisik, dan bikin emosi.


@onemachinery Pakai mesin laser cutting?? jangan asal nyalain doangg💡Biar hasil maksimal liat videonya sampai habis ya⬆️ #jualmesinlasercutting #lasercutting #fiberlaser #onemachinery ♬ original sound – One Machinery

⚖️ Kelebihan Air RO untuk Water Chiller

Nah, sekarang bagian yang bikin banyak teknisi senyum-senyum:

1. Bebas Kerak

Nggak ada Ca, Mg, mineral lain. Jadi pipa tidak berubah jadi “gua kapur”.

2. Tidak Menyebabkan Korosi

Karena ion-ion yang suka bikin karat sudah tidak ada.

3. Efisiensi Pendinginan Bagus

Pipa bersih = panas cepat pindah = laser stabil.

4. Aman untuk Sensor

Flow sensor, water path, radiator… semuanya bakal awet dan anteng.

Jadi, kalau hanya melihat kelebihannya saja, kamu pasti langsung mikir:
“Mantap! Ini air sejuta umat!”
Tapi sayang… belum selesai.

proses pipa pada air ro


⚠️ Kekurangan Air RO Kalau Digunakan Tanpa Kontrol

Air ro untuk water chiller dan inilah plot twist-nya.

1. Air Terlalu Murni = Bisa Korosif

Karena tidak ada mineral, air RO akan berusaha “mencari ion” dari mana saja, termasuk…
dari pipa dan fitting logammu.
Bahaya kan?

2. Konduktivitas Terlalu Rendah

Beberapa chiller butuh air dengan konduktivitas tertentu.
Kalau terlalu rendah (<1 µS/cm), sensor bisa bingung lalu muncul alarm “Water Protection”.

3. pH Bisa Turun

Air ro untuk water chiller mudah menghisap CO₂ dari udara.
Kalau terlalu sering kena udara bebas, bisa berubah sedikit asam (pH < 6.5).
Asam = korosi pelan-pelan.

Jadi bukan berarti air RO buruk.
Cuma… jangan dibiarkan liar tanpa kontrol.


💡 Rekomendasi Terbaik Penggunaan Air RO untuk Water Chiller

Parameter Nilai Ideal
Jenis Air RO + Demineral mix (opsional)
Konduktivitas EC 5–30 µS/cm
pH 6.5–7.5
Penggantian 1–2 bulan sekali (atau minimal 2 minggu)
Tambahan Cooling additive / anti-corrosion fluid

Rumah chiller yang panas dan lembab?
Wajib tambahkan coolant seperti S&A Original Coolant atau ethylene glycol 5%.


🔹 Perbandingan Jenis Air untuk Water Chiller Laser Cutting

Biar makin jelas bedanya:

Parameter Air PDAM/Sumur Air RO Air Demineral (DI)
Kemurnian Rendah Tinggi Sangat tinggi
EC (µS/cm) 200–800 5–30 <1
Resiko Kerak ⚠️ Sangat tinggi ✅ Rendah ✅ Tidak ada
Resiko Korosi ⚠️ Sedang ⚠️ Rendah ⚠️ Tinggi
Stabilitas Pendinginan Buruk Baik Baik (asal pH stabil)
Perawatan Sering mampet Mudah Perlu kontrol
Biaya Murah Sedang Mahal
Rekomendasi ❌ Tidak ✅ Sangat disarankan ⚠️ Dengan aditif

Kesimpulannya, air RO = pilihan paling ideal untuk digunakan sehari-hari.

ilustrasi beruang

Dingin itu Penting


🏁 Kesimpulan

Air RO untuk water chiller itu aman, recommended, dan paling stabil untuk mesin laser cutting, asal:

  • Konduktivitas dijaga 5–30 µS/cm

  • pH tetap netral

  • Air diganti rutin

  • Chiller tidak dibiarkan kotor

  • Gunakan cooling additive jika ruangan panas

Kalau kamu tidak punya EC meter?
Tenang. Beli air RO galonan dari supplier terpercaya biasanya sudah di kisaran 5–10 µS/cm.
Yang penting: hindari air PDAM, air sumur, dan air DI 100% murni.

Dengan air yang tepat, mesin lasermu bakal adem, stabil, dan umur panjang.
Nggak ada lagi drama “Water Protection Error” yang bikin kamu tepok jidat.